18 Hari yang Mengubah Hidup: Rumah Kumuh Pak Edi Kini Layak Huni Berkat Perkim dan Forum RTLH Solear

Kamis, 24 Juli 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumah Pak Edi Setelah di Bangun DPPP / Perkim Kabupaten Tangerang.(Foto: Istimewa)

Kondisi Rumah Pak Edi Setelah di Bangun DPPP / Perkim Kabupaten Tangerang.(Foto: Istimewa)

Solear, — Kebahagiaan tak bisa disembunyikan dari wajah keluarga Pak Edi, warga Kampung Ranca Kodong RT 02/06, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear. Rumah lama mereka yang dulu nyaris roboh kini berdiri kokoh dan layak huni, berkat program bedah rumah dari Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang bersama Forum RTLH Kecamatan Solear.

“Alhamdulillah, saya ucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Perkim Kabupaten Tangerang beserta Forum RTLH Kecamatan Solear yang sudah membantu membangun rumah kami, sehingga saya beserta keluarga kini punya rumah yang layak,” ungkap Ibu Icih, istri dari Pak Edi,

Ibu Icih bercerita, selama proses pembangunan, para fasilitator selalu hadir untuk memantau progres. Hasilnya pun terasa nyata: hanya dalam waktu 18 hari, rumah mereka rampung dibangun.

“Alhamdulillah, saat pengerjaan rumah kami selalu ada yang memantau, baik dari fasilitator maupun Forum. Jadi semuanya berjalan lancar,” tambahnya.

Kondisi Rumah Pak Edi di Solear sebelum di bedah. (Foto : Istimewa)

Sementara itu, Adel selaku fasilitator lapangan menjelaskan bahwa proses pembangunan dilakukan secara terbuka bersama penerima manfaat. Mulai dari rembug tukang, diskusi soal struktur bangunan, hingga pengawasan setiap hari oleh tim Forum, KPS, dan fasilitator.

“Dalam pembangunan RTLH milik Pak Edi, kami mengutamakan transparansi dan pengawasan ketat. Kami pastikan setiap tahapnya jelas, mulai dari pemilihan tukang, struktur bangunan, hingga proses pengerjaan,” ujarnya.

Lewat gotong royong dan kepedulian, rumah Pak Edi kini bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga simbol harapan baru bagi keluarganya.

Baca Juga:  Satpol PP Luncurkan Tagline Baru, Pedagang: Noh Michat di Tigaraksa Gak Ditertibkan?

Penulis : Yadi

Follow WhatsApp Channel tangerangaja.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pendidikan dan Pemkab Tangerang Dorong Program GELAS Tekan Angka Putus Sekolah
PTK Indonesia Sambangi Sudirman Indra, Intip Cara Pengusaha Lokal Bangun Bisnis Kreatif dari Nol
Percobaan Curanmor Disertai Pembacokan di Tigaraksa, Polisi Langsung Terjun ke TKP
Panen Melon Berbobot 2 Kg, Tabania Farm Jadi Destinasi Agrowisata Baru Tangerang
Seminar Jam Belajar Masyarakat Dibuka Bupati Tangerang, Targetkan Rumusan JBM yang Lebih Fokus
Aturan Baru Bikin Ribet? Dana Desa Non Earmark Tahap 2 Terancam Gagal Cair, Kades SeTangerang Gelisah
Operasi Zebra Hari ke-10 di Tangerang: 342 Pengendara Kena Tegur, Ini Rinciannya
Tanah Bengkok Desa Jayanti Diserobot, Warga Minta Pemdes dan Kecamatan Bertindak Tegas

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:03 WIB

Dewan Pendidikan dan Pemkab Tangerang Dorong Program GELAS Tekan Angka Putus Sekolah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:00 WIB

PTK Indonesia Sambangi Sudirman Indra, Intip Cara Pengusaha Lokal Bangun Bisnis Kreatif dari Nol

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:52 WIB

Percobaan Curanmor Disertai Pembacokan di Tigaraksa, Polisi Langsung Terjun ke TKP

Minggu, 30 November 2025 - 20:40 WIB

Panen Melon Berbobot 2 Kg, Tabania Farm Jadi Destinasi Agrowisata Baru Tangerang

Rabu, 26 November 2025 - 22:35 WIB

Aturan Baru Bikin Ribet? Dana Desa Non Earmark Tahap 2 Terancam Gagal Cair, Kades SeTangerang Gelisah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!