Puskesmas Beri Sempol Ke Ibu Hamil dan Balita, Alamsyah: Sempol Bisa Cegah Stunting?

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Puskesmas di Tangerang berikan Sempol ke Ibu Hamil dan Balita. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi Puskesmas di Tangerang berikan Sempol ke Ibu Hamil dan Balita. (Foto: Istimewa)

TANGERANG —  Sebanyak 44 Puskesmas di Kabupaten Tangerang diminta memberikan klarifikasi soal kelayakan gizi dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan balita.

Permintaan ini datang dari LSM Geram Banten Indonesia setelah muncul keluhan masyarakat soal menu PMT yang disajikan di salah satu Puskesmas, seperti sempol ayam, dimsum, hingga makaroni, yang dinilai tak sesuai standar gizi.

“Kami memandang penting hal ini untuk memastikan bahwa program PMT benar-benar berdampak positif dan sesuai dengan prinsip kesehatan masyarakat,” kata Ketua Umum LSM Geram Banten, Alamsyah MK, kepada wartawan, Kamis (07/08/2025).

Surat resmi bernomor 0098.03/DPP/LSM/GRM-IND/VII/2025 pun telah dilayangkan ke seluruh Puskesmas. Isinya meminta klarifikasi atas menu, kandungan gizi, hingga proses monitoring program PMT.

Baca Juga:  Bupati Tangerang Hadiri Santunan dan Khitanan Massal di Daru

Menurut Alamsyah, program PMT lokal seharusnya mampu meningkatkan berat badan balita dan ibu hamil, memperbaiki status gizi, dan menekan angka stunting. Namun temuan di lapangan justru memunculkan banyak pertanyaan.

“PMT lokal ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini bagian dari investasi jangka panjang untuk tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu hamil di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Ia menyoroti menu makanan seperti sempol ayam dan dimsum, yang dinilai belum jelas nilai gizinya. “Apakah makanan seperti itu sudah dikaji? Apakah sesuai kebutuhan gizi ibu hamil dan balita menurut standar Kemenkes?” tanyanya.

Baca Juga:  Siapkan Pembangunan 2026, Desa Pasir Nangka Bentuk Tim RKPDes: Fokus Bangun Kantor Desa Baru

LSM Geram juga mempertanyakan keterlibatan ahli gizi dalam penyusunan dan pelaksanaan PMT, serta bagaimana monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Puskesmas.

Sebagai dasar hukum, Alamsyah mengacu pada UU Keterbukaan Informasi Publik dan dua Permenkes: Nomor 51 Tahun 2016 tentang PMT dan Nomor 23 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Masyarakat.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengaku sudah menerima informasi tersebut. Ia memastikan pihaknya akan bergerak cepat.

“Secepatnya akan saya tindak lanjuti dan meminta klarifikasi dari Puskesmas,” ujar dr. Hendra saat ditemui di ruang kerjanya.

Penulis : Yadi

Follow WhatsApp Channel tangerangaja.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pendidikan dan Pemkab Tangerang Dorong Program GELAS Tekan Angka Putus Sekolah
PTK Indonesia Sambangi Sudirman Indra, Intip Cara Pengusaha Lokal Bangun Bisnis Kreatif dari Nol
Percobaan Curanmor Disertai Pembacokan di Tigaraksa, Polisi Langsung Terjun ke TKP
Seminar Jam Belajar Masyarakat Dibuka Bupati Tangerang, Targetkan Rumusan JBM yang Lebih Fokus
Tanah Bengkok Desa Jayanti Diserobot, Warga Minta Pemdes dan Kecamatan Bertindak Tegas
Upacara HUT RI di Tigaraksa Berlangsung Khidmat, Camat Cucu Ajak Warga Meriahkan dengan Budaya Lokal
Camat Cucu Abdurrosyied Kukuhkan 29 Paskibra Tigaraksa untuk HUT ke-80 RI
Kerap Makan Korban, Warga Cibugel Keluhkan Jalan Licin

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:03 WIB

Dewan Pendidikan dan Pemkab Tangerang Dorong Program GELAS Tekan Angka Putus Sekolah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:00 WIB

PTK Indonesia Sambangi Sudirman Indra, Intip Cara Pengusaha Lokal Bangun Bisnis Kreatif dari Nol

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:52 WIB

Percobaan Curanmor Disertai Pembacokan di Tigaraksa, Polisi Langsung Terjun ke TKP

Jumat, 28 November 2025 - 20:20 WIB

Seminar Jam Belajar Masyarakat Dibuka Bupati Tangerang, Targetkan Rumusan JBM yang Lebih Fokus

Selasa, 16 September 2025 - 14:53 WIB

Tanah Bengkok Desa Jayanti Diserobot, Warga Minta Pemdes dan Kecamatan Bertindak Tegas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!