Tangerang — Kampung Tapos Tengah, RT 11/04, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, dikejutkan oleh percobaan pencurian sepeda motor yang berujung aksi kekerasan pada Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB, sesaat setelah Magrib.
Berdasarkan keterangan warga dilokasi, AKP. I Made Artana, Kapolsek Tigaraksa mengatakan, Bermula Supandi, pemilik Honda Vario bernomor polisi A 4356 VF, memarkir motornya di depan rumah dalam kondisi tidak terkunci stang. Kunci motor berada di dalam rumah yang pintunya tertutup namun tidak dikunci.
Insiden bermula ketika anak korban melihat motor tersebut diduga sedang didorong oleh dua pelaku. Supandi sontak meneriaki para pelaku dengan teriakan “maling!”, membuat keduanya panik dan kabur menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku diketahui membawa senjata tajam.
Supandi bersama anaknya kemudian mengejar pelaku hingga ke sekitar mushola. Teriakan tersebut terdengar oleh warga, Kemudian Pelaku secara membabi buta melakukan pembacokan menggunakan senjata tajam hingga melukai beberapa warga.
1. Suhendi (60) mengalami luka sabetan di bagian lengan.
2. Ajid (35) terkena hantaman senjata tajam saat baru pulang kerja dan melintas di lokasi.
3. Dimas (20) juga terkena serangan saat mencoba menghalangi jalur pelarian pelaku.
Diketahui, Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Tigaraksa untuk mendapat perawatan medis intensif.
Lebih lanjut, Kapolsek Tigaraksa, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat usai menerima laporan. Jajaran Polsek Tigaraksa bersama anggota dibantu Satreskrim Polresta Tangerang langsung melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara.
“Kami telah melakukan pemeriksaan saksi, olah TKP, dan langkah-langkah pengejaran terhadap pelaku. Dukungan penuh dari Satreskrim Polresta Tangerang juga kami terima untuk mengungkap kejadian ini,” ujar AKP I Made.
Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tindak kejahatan,
“Pastikan kendaraan diparkir di tempat aman dan terkunci dengan benar. Jangan memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan,” tegasnya.
Kapolse Tigaraksa juga menegaskan pihaknya berkomitmen mengejar dan menangkap para pelaku.
“Kami berharap informasi dari masyarakat dapat membantu mempercepat identifikasi dan penangkapan. Kasus ini menjadi atensi Kapolresta Tangerang,” tambahnya.
Penulis : Yadi










