Dorong Ibu-Ibu Tanam Sayur di Pekarangan, Bupati Tangerang Buka Lomba Menu B2SA

Kamis, 7 Agustus 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang berdialog dengan peserta lomba menu B2SA – dorong ketahanan pangan dari pekarangan rumah. (Foto: Dok. Pemkab Tangerang)

Bupati Tangerang berdialog dengan peserta lomba menu B2SA – dorong ketahanan pangan dari pekarangan rumah. (Foto: Dok. Pemkab Tangerang)

TANGERANG — Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang tampak ramai, Kamis (07/08/2025). Ratusan ibu-ibu PKK dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang berkumpul, bukan untuk demo, tapi adu kreativitas dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid hadir langsung membuka acara. Dalam sambutannya, ia mengajak semua pihak  terutama para ibu untuk mulai menanam dan mengolah pangan lokal dari rumah.

“Saya ingin ada kolaborasi antara yang tua dan muda. Yang tua punya pengalaman, yang muda punya semangat dan kreativitas,” kata Maesyal. “Silakan tanam apa saja di pekarangan rumah, bisa ubi, sayur, cabe. Kita bantu bibitnya, pupuknya, bahkan modalnya lewat program pinjaman lunak.”

Menurutnya, ketahanan pangan bisa dimulai dari keluarga. Pemerintah, kata dia, siap hadir lewat fasilitas, alat pertanian, hingga akses permodalan yang lebih ramah.

Baca Juga:  Perempuan Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Membusuk di Tumpukan Sampah Pinggir Kalimalang Kresek

Bupati juga menyebut hasil olahan dari lomba ini bisa dilirik untuk jadi bagian dari program makan tambahan di sekolah, posyandu, hingga Puskesmas. Asalkan, tentu saja, memenuhi prinsip B2SA.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di lomba. Harus jadi gerakan berkelanjutan, bahkan bisa jadi peluang usaha,” ujarnya.

Dua kategori diperlombakan tahun ini. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatmika, menjelaskan bahwa peserta mengadu menu sarapan berbasis pangan lokal dalam kemasan box – khusus untuk anak sekolah, terutama remaja putri 13–15 tahun. Satu kategori lagi adalah olahan komersial berbahan pangan lokal.

“Kegiatan ini bentuk intervensi non-medis. Kita dorong remaja putri sadar pentingnya gizi seimbang sejak dini,” ujar Asep.

Lebih dari sekadar lomba, Asep berharap acara ini bisa jadi ajang edukasi, advokasi, dan memperkuat jejaring antar TP PKK kecamatan.

“Kalau sudah terbiasa makan sehat dari rumah, kita tidak cuma kuat dari sisi ketahanan pangan, tapi juga punya SDM yang sehat dan produktif,” pungkasnya.

Editor : Yadi

Follow WhatsApp Channel tangerangaja.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dewan Pendidikan dan Pemkab Tangerang Dorong Program GELAS Tekan Angka Putus Sekolah
PTK Indonesia Sambangi Sudirman Indra, Intip Cara Pengusaha Lokal Bangun Bisnis Kreatif dari Nol
Percobaan Curanmor Disertai Pembacokan di Tigaraksa, Polisi Langsung Terjun ke TKP
Seminar Jam Belajar Masyarakat Dibuka Bupati Tangerang, Targetkan Rumusan JBM yang Lebih Fokus
Tanah Bengkok Desa Jayanti Diserobot, Warga Minta Pemdes dan Kecamatan Bertindak Tegas
Upacara HUT RI di Tigaraksa Berlangsung Khidmat, Camat Cucu Ajak Warga Meriahkan dengan Budaya Lokal
Camat Cucu Abdurrosyied Kukuhkan 29 Paskibra Tigaraksa untuk HUT ke-80 RI
Kerap Makan Korban, Warga Cibugel Keluhkan Jalan Licin

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:03 WIB

Dewan Pendidikan dan Pemkab Tangerang Dorong Program GELAS Tekan Angka Putus Sekolah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:00 WIB

PTK Indonesia Sambangi Sudirman Indra, Intip Cara Pengusaha Lokal Bangun Bisnis Kreatif dari Nol

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:52 WIB

Percobaan Curanmor Disertai Pembacokan di Tigaraksa, Polisi Langsung Terjun ke TKP

Selasa, 16 September 2025 - 14:53 WIB

Tanah Bengkok Desa Jayanti Diserobot, Warga Minta Pemdes dan Kecamatan Bertindak Tegas

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:08 WIB

Upacara HUT RI di Tigaraksa Berlangsung Khidmat, Camat Cucu Ajak Warga Meriahkan dengan Budaya Lokal

Berita Terbaru

error: Content is protected !!